Jadi Perempuan Harus Berani

Ada begitu banyak perempuan diluar sana yang mengalami kasus kdrt dengan tingkat, jenis dan waktu yang berbeda. Melapor adalah hak korban pun sebagai pemberi efek jera kepada si pelaku. Kalaupun terpaksa untuk meninggalkan rumah adalah sebuah pilihan, saya rasa itu tidak masalah dilakukan oleh istri toh alasannya utk penyelamatan dari kekerasan selanjutnya yang bisa saja terjadi. Yah, meskipun banyak pandangan yang menyatakan bahwa istri tidak boleh meninggalkan rumah tanpa seizin suaminya. Tetapi, sebagai seorang perempuan wajib membela diri ketika diperlakukan dengan tidak baik apalagi sudah diselingkuhi dan kdrt pula. 

Dear Lesti, terimakasih sudah berani spek up mengenai kekerasan yang kamu alami atas perbuatan suami sendiri. Saya sebut kamu perempuan keren karena sudah berani melaporkan tindak kdrt yang diperbuat oleh Billar. Kebanyakan perempuan yang mengalami kdrt memilih untuk menyembuhkan dengan dalih malu, memikirkan keluarga, memikirkan nasib anak kalau tidak punya bapak, tidak siap akan omongan orang, takut akan menjadi janda, dll. Padahal, ia lupa memikirkan dirinya, bahwa setiap manusia berhak untuk merdeka atas dirinya sendiri.

Menurut saya, meskipun diposisi saya yang belum menikah. Tapi tidak ada larangan untuk berpendapat bukan ? Kesalahan yang tidak dapat termaafkan dalam berumah tangga yakni pengkhianatan dan kekerasan. Yah, keduanya sangat mengancam fisik dan mental !.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perdana Naik Teman Bus Trans Mamminasata

Minder

Love Yourself