Di luar Ramai yah
Diluar ramai yah ternyata, baru tau setelah dengar suara ribut. Karena penasaran akhirnya keluar rumah dong eh, baru ingat klo mmng hari ini ada acara aerobik di lapangan Panincong.....
Perasaan kemrin klo lagi bosan tinggal di kost pasti pergi ke lapangan syekh Yusuf, Hertasning, Karebosi, atau ke Taman Pakui. Yah kurang lebih 10% joging, 10% foto², selebihnya nonton Bu Ibu nge-Zumba. Ini kok sudah di depan rumah malah malas keluar. Padahal nonton di depan rumah gratis loh, beda klo di lapangan² di Makassar/Gowa harus bayar parkir 2000 hahah....
Tpi karena rasa penasaran saya semakin tinggi atau mungkin karena sdh lama tdk nonton Bu Ibu (meskipun ada 1,2 org laki² tapi mungkin tulisan selanjutnya saya pakai kata Bu Ibu/perempuan saja yah) nge-Zumba maupun Aerobik. Akhirnya kuputuskan keluar rumah, naik ke Hammock ku rebahan agar lebih jelas aja nontonnya hehehe...
Btw, Bu Ibunya keren sih. Walaupun diantara mereka sudah ada yg usia 30an bahkan 50an pun ada tapi Jiwa muda dan smngatnya masih membara. Saya sbgai anak perempuan yang masih berusia 22 tahun merasa kalah hahaha, tapi jg tdk merasa tertantang kok. Krna saya mmng tdk pernah suka dengan olahraga senam, aerobik, atau zumba ini. Bukan berarti saya tdk senang olahraga yah...
Suka aja perhatikan mereka dengan lincahnya bergerak, memakai pakaian yang matching dari ujung kepala sampai ujung kaki. Namun, yang saya sayangkan tak sedikit diantara penonton yang justru malah mengomentari pakaian mereka. Dikatakan ketat lah, pakai celana pendek lah. Yah, klo mmng mereka nyaman dengan itu, why not ??? mmng dasarnya otak kalian aja yang mesum sih. Oiyya jangan pernah menyalahkan pakaian perempuan yah, jangan pernah mendeskriminasikan perempuan jg dong. Okey, kita lanjutkan opini saya ttg si aerobik ini. Mereka keren sih, punya rasa percaya diri yang tinggi dan dapat fokus mengikuti irama dan instruktur nya. Meskipun tak sedikit diantaranya yang hanya tinggal diam ketika sudah merasa kewalahan mengikuti ritme gerakan/mungkin sudah letih. Entahlah hehehe.....
Sri Rahmanita Tamrin
Komentar
Posting Komentar